• index
  • pojok ragam
  • Sinergi Sosial Ekonomi Dengan Kolaborasi Komunitas Berbasis Produk Kewilayahan

Sinergi Sosial Ekonomi Dengan Kolaborasi Komunitas Berbasis Produk Kewilayahan

BALIKPAPAN - Yayasan Pijar Setara Nusa menginisiasi kolaborasi antara komunitas disabilitas, komunitas usaha, dan kelompok komunitas lainnya untuk program pemberdayaan sosial ekonomi. Pertemuan awal diadakan Kamis, 2 Januari 2025 di Cafe Difamove Gedung Parkir Klandasan, Balikpapan. 

Program yang direncanakan adalah mensinergikan UMKM yang mempunyai latar belakang khusus dan unik dengan produk sejenis (kuliner, kriya, dan jasa) untuk membentuk koorporasi produksi. Persatuan ini tentunya akan dapat menurunkan dan mengefisienkan Harga Pokok Produk (HPP) dengan pembelian bahan baku berkonsep "BBLM (Beli Banyak Lebih Murah)".

Lini bisnis lainnya adalah membentuk kolam-kolam pasar baru yang terintegrasi dalam suatu supply chain khusus. Dapat berupa warung, cafe, kios yang akan hadir di setiap wilayah kecamatan di Balikpapan dan dapat pula dioptimalkan dengan outlet laundry, cuci motor, dan sektor jasa lainnya yang dimiliki anggota. 

Dengan demikian, hal ini dapat menyerap tenaga kerja dari anggota lainnya, khususnya dari penyandang disabilitas dan kelompok marginal lainnya yang masih sulit diterima di sektor formal. 

"Supply chain yang terbentuk akan dihubungkan dengan driver ojek online disabilitas yang di sela-sela tugasnya mengantar penumpang, juga akan berfungsi sebagai pengantar produk dari rumah produksi kelompok ke titik cafe atau kios di kelompok sendiri," ujar Ketua Yayasan Pijar Setara Nusa Okki Noviansyah.

"Semoga ikhtiar kita dari hulu ke hilir ini menjadi koorporasi ekonomi baru berbasis komunitas yang efektif efisien berkeadilan dan berkelanjutan," lanjut Okki. (Yoel)

Share: