Angkat Isu Krusial, Debat Ketiga Jadi Panggung Terakhir Paslon Yakinkan Pemilih

POJOKALTIM.CO.ID, JAKARTA - Mengusung tema Ekonomi, Pendapatan Daerah, Kebudayaan, dan Lingkungan, debat pasangan calon (paslon) Pilkada Kaltim 2024, Isran-Hadi dan Rudy-Seno, jadi panggung terakhir untuk mereka meyakinkan pemilih.

Tema yang diangkat pada debat yang digelar KPU Kaltim di Grand Studio Metro TV Jakarta, Jumat (22/11), merupakan isu-isu yang sangat krusial bagi Kaltim yang tengah berada dalam posisi strategis seiring dengan rencana pemindahan Ibu Kota Negara ke wilayah ini.

Ketua KPU Kaltim, Fahmi Idris menyebut, debat ini sebagai bagian penting dari pendidikan politik masyarakat sekaligus penentu pilihan pada pesta demokrasi 27 November 2024.

"Debat ini bukan hanya adu gagasan, tetapi juga sarana masyarakat untuk mengenal lebih dalam program dan komitmen kedua pasangan calon. Harapannya, setelah ini, masyarakat semakin yakin untuk menggunakan hak pilihnya pada tanggal 27 November 2024," ujar Fahmi dalam sambutannya.

Debat ini melibatkan tim perumus yang terdiri dari berbagai akademisi dan praktisi dari berbagai disiplin ilmu yang akan membantu merumuskan pertanyaan dan isu yang relevan untuk para pasangan calon.

Beberapa nama yang tergabung dalam tim perumus antara lain Ida Farida (Ketua Tim Perumus yang merupakan akademisi dari FTIK UINSI Samarinda), serta anggota tim lainnya seperti Muhammad Khaidir (Wakil Ketua Komisi Informasi Provinsi Kaltim), dan Wesley Liano Hutasoit (akademisi dari Fisipol Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda).

Para ahli ini akan memastikan bahwa debat berlangsung dengan kualitas yang tinggi, menghadirkan diskusi yang tajam dan berbobot.

Selain itu, KPU Kaltim juga menjamin keamanan acara dengan bekerja sama dengan pihak TNI, Polri, dan Bawaslu Kaltim. Fahmi berharap, semua tahapan Pilkada 2024, termasuk debat ini dapat berjalan dengan lancar, aman, dan tanpa hambatan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras untuk memastikan kelancaran kegiatan ini, mulai dari tim perumus, panelis, Pemprov Kaltim, hingga pihak keamanan yang selalu mendukung kami," ujar Fahmi. (adv)

Share: