Bagus: Tenaga Lokal IKN Mininal 30 Persen
POJOKALTIM.CO.ID, SAMARINDA - Anggota DPRD Kaltim, Bagus Susetyo mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim membentuk satuan tugas (Satgas) untuk memperjuangkan hak bagi tenaga kerja lokal dalam pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara minimal 30 persen.
Sebab, kata Bagus, dalam pembangunan IKN Nusantara saat ini, 90 persen bidang pekerjaan tidak menerima tenaga kerja lokal.
"Baik bidang konstruksi, konsultan atau bidang lainnya minim keterlibatan lokal. Kita khawatir Sumber Daya Manusia (SDM) Kaltim tidak dilibatkan, melainkan mendatangkan pekerja dari luar daerah," ungkapnya.
Ia khawatir tenaga kerja lokal hanya akan menjadi penonton atas pembangunan IKN di Kaltim, sehingga perlu pengawasan dan dorongan dari Pemprov Kaltim agar lokal kembali dilibatkan.
"Disnakertrans Kaltim berupaya menciptakan SDM yang berkualitas dan memiliki skil memadai dalam kontribusi pembangunan IKN. Misalnya memberikan pelatihan bagi tenaga kerja lokal," harap Bagus sapaan akrabnya.
Selain itu, Bagus juga menyoroti pemindahan 150 ribu Aparatur Sipil Negara (ASN) ke IKN Nusantara, di mana kabar pemindahan tersebut akan mempengaruhi kebutuhan pangan daerah.
"Memungkinkan kebutuhan pangan perlu ditingkatkan agar bisa memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat Kaltim. Melalui APBD diharapkan persoalan tersebut bisa diatasi pemerintah daerah," tuturnya. (adv)
