• index
  • Pojok Advertorial
  • Desa Rapak Lambur Buka Lahan Baru Dan Normalisasi Sungai Untuk Dukung Ketahanan Pangan
Kades Rapak Lambur, Muhammad Yusuf.

Desa Rapak Lambur Buka Lahan Baru Dan Normalisasi Sungai Untuk Dukung Ketahanan Pangan

TENGGARONG - Pemerintah Desa Rapak Lambur, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, terus mendorong pengembangan sektor pertanian melalui program optimalisasi lahan (oplah) dan normalisasi sungai. Langkah ini dilakukan untuk memanfaatkan lahan tidur yang selama ini tidak digarap, sekaligus mendukung ketahanan pangan di daerah.

Kepala Desa Rapak Lambur, Muhammad Yusuf, mengatakan bahwa program optimalisasi lahan telah berjalan sejak awal 2024. Lahan-lahan tidur yang sebelumnya tidak dimanfaatkan selama lebih dari 15 tahun kini mulai diolah kembali oleh Kelompok Tani Kejawi Permai C.

"Beberapa petani sudah mulai menanam padi di lahan yang sebelumnya terbengkalai," ujar Yusuf.

Selain membuka lahan pertanian baru, pemerintah desa juga melakukan normalisasi anak sungai Mangkurawang, yang selama ini menjadi kendala utama pengairan lahan pertanian di wilayah tersebut. Normalisasi sungai diharapkan bisa mendukung kelancaran sistem irigasi bagi sawah-sawah yang baru dibuka.

"Anak sungai Mangkurawang terus kita pantau. Ini sumber pengairan utama, jadi perlu dipastikan berjalan lancar dari masa tanam hingga panen," jelas Yusuf.

Desa Rapak Lambur termasuk dalam kawasan pengembangan pertanian yang masuk dalam rencana strategis Kabupaten Kukar. Wilayah ini dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung kebutuhan pangan Kalimantan Timur, termasuk Ibu Kota Nusantara (IKN) yang tengah dibangun.

Program optimalisasi lahan dan normalisasi sungai ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mewujudkan kawasan pertanian yang mandiri dan berkelanjutan di Kukar. (ADV KMF KUKAR)

Share: