Ilustrasi penyakit diabetes. (Istimewa)

Dinkes Kukar Catat 7.271 Kasus Baru Diabetes, Usia Produktif Mulai Terdampak

TENGGARONG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mencatat sebanyak 7.271 kasus baru diabetes hingga Juni 2025. Angka tersebut berasal dari hasil skrining di 32 puskesmas se-Kukar dan mencakup 42,44 persen dari total target sasaran skrining sebanyak 17.132 orang.

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Kukar, Supriyadi, menyebut bahwa diabetes kini tidak hanya menyerang usia lanjut, tetapi juga mulai banyak ditemukan pada usia produktif.

"Penyakit ini berawal dari pola makan tidak sehat dan kurang gerak. Gaya hidup seperti ini banyak ditemukan di kalangan anak muda," kata Supriyadi.

Untuk mengantisipasi lonjakan kasus, Dinkes Kukar menggiatkan skrining di seluruh wilayah kecamatan. Sebanyak 32 puskesmas telah dilengkapi alat HbA1c analyzer guna mengukur kadar gula darah rata-rata dalam rentang dua hingga tiga bulan terakhir. Alat ini digunakan untuk mendeteksi kondisi prediabetes, normal, atau diabetes.

"Alat ini penting untuk diagnosis awal dan pemantauan. Pemeriksaan ini membantu masyarakat mengetahui status kesehatannya lebih dini," ujar Supriyadi.

Ia menambahkan, diabetes termasuk penyakit tidak menular namun bersifat kronis dan tidak dapat disembuhkan. Karena itu, penderita perlu menjalani pengobatan jangka panjang dan menjaga pola hidup sehat secara konsisten.

Dinkes Kukar mengimbau masyarakat untuk aktif mengikuti skrining dan menjaga pola hidup sehat guna mencegah risiko diabetes sejak dini.

"Sayangnya masih banyak masyarakat yang menyepelekan gejala awal. Tidak sedikit pula yang menghentikan pengobatan dan beralih ke ramuan tanpa kepastian khasiat, sehingga memperparah kondisi," pungkas Supriyadi. (ADV KMF KUKAR)

Share: