Dishub Kaltim Bahas Moda Transportasi Mendukung Pengembangan Pariwisata Di Daerah Istimewa Yogyakarta
POJOKALTIM.CO.ID, YOGYAKARTA - Melanjutkan kegiatan Rakornis Perhubungan se-Kalimantan Timur, Dinas Perhubungan se-Kaltim melakukan Orientasi Lapangan (OL) ke Dinas Perhubungan Provinsi D.I. Yogyakarta.
Yudha Pranoto, selaku Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur, memimpin para Kepala Dinas Perhubungan se-Kalimantan Timur menyampaikan tujuan kunjungan yaitu kaji banding "benchmarking" penyelenggaraan urusan perhubungan dan strategi Pemerintah Provinsi. D.I. Yogyakarta dalam mengkolaborasikan transportasi darat yang mumpuni dalam mendukung kepariwisataan di wilayah D.I. Yogyakarta.
Sumariyoto, selaku Kepala Bidang Pengendalian Operasional, dan Sapto Nugroho Kepala Bidang Angkutan Dishub D.I Yogyakarta, menjelaskan moda transportasi yang melayani Masyarakat menuju lokasi wisata adalah Trans Jogja dengan subsidi melalui APBD Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang telah beroperasi sejak tahun 2008.
Ditemui pada kesempatan berbeda, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi D.I Yogyakarta, Ni Made Dwipanti Indrayanti, menambahkan bahwa sejak tahun 2008 sampai dengan 2017 operator Trans Jogja yang ditunjuk adalah konsorsium seluruh koperasi angkutan perkotaan Yogyakarta, PT. Jogja Tugu Trans (JTT). Sejak tahun 2018, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta menugaskan BUMD PT. Anindya Mitra Internasional (AMI) sebagai operator Trans Jogja yang menyediakan 128 unit bus dengan 18 rute diantaranya rute "Sumbu Filosofis" (Tugu-Malioboro-Keraton). Kementerian Perhubungan melalui dana APBN menyelenggarakan program Teman Bus menyediakan 44 unit bus dengan sistem "Buy The Services" (BTS) sejak tahun 2020. Dalam pertemuan tersebut juga didiskusikan mengenai Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Dinas Perhubungan Provinsi dan Tata Kelola Perparkiran di wilayah D.I. Yogyakarta. (adv/kominfo kaltim)
