Ramaon saat tampil dalam seminar pendidikan politik dini. (IST)

KPU Kaltim Serukan Politik Dini Ke Pemilih Pemula

SAMARINDA - Potensi pemilih pemula pada Pilkada Kaltim 2024 ini terbilang besar. Agar mereka dapat memahami dan mau menggunakan hak suaranya, KPU Kaltim beri arahan dalam seminar pendidikan politik dini. 

Seminar bertajuk Pendidikan Politik Dini dihelat di Hotel Fugo Samarinda, Minggu 11 November 2024. Adapun pelaksana seminar adalah Kesbangpol Kaltim yang diikuti 102 mahasiswa dari sejumlah kampus di Samarinda.

Dalam paparannya, Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kaltim Ramaon Dearnov Saragih menguraikan proses dan tahapan Pilgub Kaltim 2024. Tersampaikan juga aturan-aturan mengenai teknis pelaksanaannya.

Ramaon mengutarakan, guna memudahkan dan kelancaran tugas KPU Kaltim, maka dibentuklah badan adhoc se-Kaltim. "Total ada 43.918 adhoc se-Kaltim. Kalian tahu tidak apa itu adhoc?," tanya Ramaon ke peserta. "Adhoc itu badan yang dibentuk yang sifatnya sementara," imbuhnya.

Jadi, guna melaksanakan Pilkada Kaltim 2024, dibentuk 43.918 Kelompok Penyelenggaran Pemungutan Suara (KPPS). Kemudian ada 525 anggota Panitia Pengawas Kecamatan (PPK), dan 3.114 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Di akhir pemaparan, Ramaon mengajak peserta yang berasal dari Generasi Z untuk menggunakan hak suaranya dalam Pilkada 2024. Sebab, satu suara sangat berarti. Ajakan ini juga bertujuan menekan angka golput di Kaltim yang pada Pemilu sebelumnya anjlok sampai menyentuh angka 61 persen dari jumlah DPT. (adv)


Share: