Membaca Dan Menulis Ternyata Membuat Sehat

POJOKALTIM, SAMARINDA - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalimantan Timur (DPK Kaltim) menyelenggarakan Talkshow Membaca dan Menulis Membuat Sehat di Ruang Maratua, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kaltim pada Senin (27/11/23). Ini merupakan rangkaian pertama Tour Library 2023 yang dimulai dari Kota Tepian

Acara ini berhasil menghadirkan sejumlah narasumber terkemuka di bidang literasi. Narasumber pertama, Sudarman, seorang Akademisi, membahas pentingnya menulis sebagai sarana untuk mengungkapkan ide dan pemikiran.

"Menulis adalah bentuk ekspresi diri yang memungkinkan kita untuk mengenali dan memahami diri sendiri dengan lebih baik," ucapnya.

Kemudian, Rintas Tasya yang merupakan seorang dokter dan juga penulis menyampaikan pandangannya tentang keterkaitan antara membaca dan kesehatan.

Ia menekankan bahwa membaca bukan hanya bermanfaat untuk pengembangan mental, tetapi juga memiliki dampak positif pada kesehatan fisik dan emosional.

Selanjutnya, Fery Curtis, Penyanyi Literasi Nasional juga turut menyoroti peran musik dalam membuka pintu literasi.

"Lagu-lagu literasi tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi jembatan untuk menyampaikan pesan-pesan bermakna kepada pendengar," paparnya.

Sementara itu, Rusman Ya'qub, Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, menyajikan perspektif dari sudut pandang kebijakan.

Ia mengemukakan pentingnya dukungan pemerintah dalam menciptakan lingkungan literasi yang kondusif.

"Bangsa ini akan maju, kalau bangsanya banyak membaca dan berdasarkan pengalaman pribadi saya, saya percaya, memang membaca dan menulis ini dapat membuat kita sehat ya," katanya.

"Dan yang pasti, saya sebagai wakil rakyat, tentunya tidak akan surut untuk selalu mendorong eksekutif agar dapat mempersiapkan perpustakaan pada khususnya bisa memadai dan menjadi sebuah tempat yang nyaman bagi semua orang, khususnya agar banyak yang semakin membaca," paparnya.

Dengan menggandeng berbagai sudut pandang dari para narasumber, talkshow ini tidak hanya memberikan wawasan mendalam tentang literasi, tetapi juga memotivasi peserta untuk lebih aktif terlibat dalam membaca dan menulis.

Acara ini menjadi langkah positif dalam upaya menciptakan masyarakat yang lebih literat dan sehat di Kaltim.  (adv/densul/dpk kaltim)

Share: