• index
  • Pojok Advertorial
  • Pemkab Kukar Sekolahkan 27 Warga Dalam Program Pemberdayaan Sektor Pertanian, Perikanan, Dan Peterna
Deklarasi Sekolah Pemberdayaan Masyarakat.

Pemkab Kukar Sekolahkan 27 Warga Dalam Program Pemberdayaan Sektor Pertanian, Perikanan, Dan Peternakan

TENGGARONG - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) menyekolahkan 27 warga dalam program Sekolah Pemberdayaan Rakyat (SPR) yang menyasar sektor pertanian, perikanan, dan peternakan.

Program ini merupakan hasil kerja sama antara Pemkab Kukar dengan Yayasan Karya Bakti Bumi Indonesia (YKBBI) dan Institut Pertanian Bogor (IPB). Deklarasi program tersebut dilakukan di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Kamis (17/7/2025).

Sekretaris Kabupaten Kukar, Sunggono, mengatakan bahwa ketiga subsektor itu diwakili masing-masing oleh 9 peserta. Mereka berasal dari Sekolah Peternakan Rakyat (SPR) Jaya Makmur Bersama, Sekolah Perikanan Rakyat (SPR) Rumina Loa Kulu, dan Sekolah Pertanian Rakyat (SPR) Loa Kulu Maju Bersama.

"Deklarasi ini merupakan tindak lanjut dari MoU antara Bupati Kukar dan YKBBI. Saat ini ada 27 peserta yang dididik sesuai bidangnya masing-masing," kata Sunggono.

Ia berharap para peserta tidak hanya mampu menyerap ilmu, tetapi juga mampu mentransfer pengetahuan kepada kelompok masyarakat lain di kecamatan masing-masing.

"Tujuan akhirnya adalah menumbuhkan kesadaran dan semangat kewirausahaan dalam pengembangan sektor pertanian dalam arti luas," ujarnya.

Program pendidikan SPR telah dimulai sejak April 2025 untuk tahap observasi lapangan. Sedangkan tahap pendidikan resmi berlangsung mulai Mei hingga Oktober 2025 selama enam bulan.

Dalam kurikulum SPR, peserta akan menerima 13 materi yang terdiri dari 45 persen pelatihan pembentukan karakter, 35 persen materi bisnis, dan 20 persen materi terkait ilmu pengetahuan dan teknologi.

Setelah lulus, peserta diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam peningkatan produktivitas dan kemandirian petani, peternak, dan nelayan di Kukar. (ADV KMF KUKAR)

Share: