Sejumlah Lokasi Dipersiapkan Jadi Pengganti TPA Bekotok
POJOKALTIM.CO.ID, TENGGARONG - Sejumlah lokasi coba dikaji oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kutai Kartanegara (Kukar), sebagai pengganti Tempat Pemroresan Akhir (TPA) Bekotok yang mulai mencapai kapasitasnya.
2 desa di Kecmaatan Tenggarong masuk pertimbangan DLHK Kukar untuk segera dibangun. Masing-masing di Desa Jonggon dan Desa Bensamar. Slamet Hadiraharjo, kepala DLHK Kukar, menyebut 2 lokasi tersebut terus dikaji, sembari memaksimalkan TPA Bekotok untuk bisa beroperasi lebih lama lagi.
"Rencananya TPA di Tenggarong belum ada lokasi dipastikan, karena kami masih melakukan verifikasi lokasi," jelas Slamet.
Sejauh ini, lahan yang berada di Desa Jonggon diketahui masih milik Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar. Pun akan melakukan komunikasi untuk memastikan apakah ada opsi hibah kepada DLHK Kukar. Sementara itu, lahan di Desa Bensamar diketahui masih milik pemerintah desa (pemdes) setempat.
Diketahui, DLHK Kukar pun mendorong keberadaan TPS 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di Kecamatan Muara Kaman, Muara Muntai dan Muara Wis. Keberadaan TPS 3R ini diharapkan mampu mengatasi jumlah produksi sampah yang terus bertambah, pun disamping meningkatkan nilai ekonomis dari sampah itu sendiri.
Selain itu, melakukan Feasibility Study (FS) terhadap Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Bekotok, yang berada di Kelurahan Loa Ipuh. Ini untuk mengantisipasi keberadaan TPA Sampah Bekotok yang tidak memungkinkan difungsikan lagi.
"Penganggaran ada yang sudah DED pada 2024 dan dibangun 2025, tinggal komunikasi dengan Dinas PU Kukar," pungkas Slamet. (ADV KMF KUKAR)

Kepala DLHK Kukar, Slamet Hadiraharjo. (Istimewa)