Tepatilah Janji, Cara Kpu Sosialisasi Pilkada 2024
SAMARINDA - Film dinilai salah satu media tepat menyampaikan pesan. Jalan itu pula yang dipilih KPU dalam sosialisasi Pilkada serempak 2024. Melalui Tepatilah Janji, KPU mengedukasi warga soal bagaimana cara memilih kepada pemula, proses pemilihan, hingga etika dalam berpolitik.
KPU Kaltim pun berkesempatan mengajak khalayak nonton bareng (Nobar) Tepatilah Janji di Bioskop XXI Samarinda Square Jalan M Yamin Samarinda, Senin (2/8/2024).
Komisioner KPU RI August Mellaz yang hadir dalam Nobar mengatakan, pemutaran film ini menjadi bagian dari upaya lembaganya mengajak masyarakat untuk menyalurkan hak pilihnya. Juga memperkenalkan proses pemilihan kepala daerah kepada para pemilih pemula.
"Kami tidak pernah membayangkan bahwa film yang diproduksi oleh lembaga seperti KPU bisa merangkul berbagai elemen masyarakat, dan menyampaikan pesan yang kuat tentang komitmen kepemimpinan dan pentingnya memenuhi janji kepada masyarakat. Flm ini juga berhasil diputar di beberapa daerah di Indonesia, di antaranya Sumatera Utara, Malang, NTT, hingga Bali," jelasnya.
Turut hadir dalam acara Nobar kali ini yakni, Ketua KPU Kaltim, Fahmi Idris, dan 3 komisioner KPU kaltim lainnya yakni, Abdul Rasyid Qoyim, Ifa Rosita, dam Suardi, selain itu hadir pula Ketua KPU Samarinda, Firman Hidayat, dan komisioner Bidang Parmas, Yustiani.
Event ini juga dihadiri penulis skenario film Alim Sudio, dan juga para pemain yang terlibat. Seperti Bima Zeno, Kevin Abani, dan Udik.
Alim Sudio mengatakan, Tepatilah Janji tidak hanya membahas sejumlah isu Pilkada saja, melainkan juga merupakan gambaran isu keluarga yang menjadikan film tersebut menjadi sarana edukasi bagi KPU, untuk menyampaikan sejumlah pesan tentang proses pemilihan yang baik kepada masyarakat.
"Film ini bisa membuat KPU lebih bersemangat dalam menyelenggarakan kegiatan Pilkada," imbuhnya.
Dalam prosesnya dirinya mengaku bahwa Pembuatan Tepatilah JanjË hanya memakan waktu pengerjaan lebih cepat dibandingkan pembuatan film Kejarlah Janji.
"Kejarlah janji lebih lama 6 bulan, tepati janji ini hanya 4 bulan, karena template-nya sudah ada tinggal penajaman isu, sampai syuting selesai sekitar 4 bulan. kalau syutingnya sendiri 11 hari," terang Alim Sudio.
Sebagai informasi, film ini hasil kolaborasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan Asta Jaya Centra Cinema, dan Padi Padi Creative. Film yang dibintangi oleh Ibnu Jamil, Cut Mini, Shenina Cinnamon, Bima Zeno, Kevin Abani, Faradina Mufti, Givina Lukita, Siti Fauziah, serta Trio Timus ini merupakan film garapan sutradara Garin Nugroho, yang merupakan kelanjutan dari film Kejarlah Janji yang dirilis September 2023 kemarin.
Tepatilah Janji berkisah tentang keluarga Bu Pertiwi (Cut Mini) dengan tiga anaknya. Politik masuk ke keluarga ini ketika putra tertuanya, Adam (Bima Zeno) naik sebagai lurah. Pilkada yang diikuti Adam penuh kompetisi serta kompleksitas laku politik tanpa etika.
Berita Pilihan:
Rudy Mas'ud-Seno Aji Siap Jadi Cagub dan Cawagub Kaltim
Situasi ini membawa reaksi beragam dari istri Adam, Tari (Faradina Mufti), dan adik-adiknya, Isham (Kevin Abani) dan Sekar (Shenina Cinnamon). Cerita berlanjut tidak hanya tentang drama politik, tapi menjadi drama komedi dan percintaan.
Urusan cinta ibu Pertiwi dengan Pak Janji (Ibnu Jamil) yang belum menemui ujung, sekaligus dirumitkan dengan euforia penduduk desa dan calo politik serta isu dinasti yang menyebar ke desa dengan adanya media sosial bercampur gosip desa. (densul)

SOSIALISASI: Sejumlah anggota KPU bersama pemain Tepatilah Janji urai maksud film kepada penonton. (istimewa)