Tiga Kelurahan Secara Simbolis Di Serahkan Kodim 0905/Bpp

POJOKALTIM.CO.ID, BALIKPAPAN - Kodim 0905/Bpp melakukan penyerahan simbolis Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) di wilayah Makodim, Kamis (19/5/2022). 

Dalam penyerahan, Dandim 0905/Bpp Kolonel Inf Faizal Rizal diwakili Kasdim 0905/Bpp Letkol Inf Markuwat mengatakan, kegiatan ini untuk mengatasi harga minyak yang meningkat, sehingga dengan bantuan ini dapat meringankan pedagang kaki lima dan warung. 

Sementara untuk setiap Kepala Keluarga (KK) mendapatkan bantuan sebesar Rp 300 ribu, yang mana bantuan bersumber dari pemerintah. 

"Kegiatan ini diharapkan dapat dilakukan secara rutin, dan kedepannya bisa membangu lebih banyak lagi," ucap Markuwat usai penyerahan.

Sedangkan untuk jumlah penerima disetiap kelurahan bervariatif, seperti yang dibagi untuk hari ini ada tiga kelurahan yakni Kelurahan Damai sebanyak 194 penerima, Klandasan Ilir sebanyak 175 penerima dan Klandasan Ulu sebanyak 180 penerima. 

"Di Balikpapan sendiri ada 34 kelurahan. Untuk keseluruhan ada 6.000 penerima," jelasnya. 

Lanjutnya, untuk syarat yang dibutuhkan penerima cukup menyerahkan KTP, KK dan foto warung. Dikarenakan bantuan ini untuk PKL dan warung. Dia berharap ini dapat membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama para pedagang. 

Mewakili Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud, Assisten II Agus Budi Prasteyo mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Kodim0905/Bpp, terkait penyerahan BTPKLW. 

Untuk jumlah penyerahan bantuan ada sekitar 6.000 penerima yang diberikan ke 34 kelurahan di Balikpapan. Dan yang pasti ini sangat diperlukan masyarakat, khususnya pelaku usaha warung dan PKL. 


"Karena saat ini ada kecenderungan bahan pokok yang meningkat, sehingga bantuan ini saya kira dapat membantu mereka," tambah Agus Budi.

Salah seorang penerima bantuan yang berasal dari Kelurahan Klandasan Ilir Ernawati mengungkapkan, rasa senang telah menerima bantuan ini. Pasalnya, bantuan ini dapat membantu untuk membeli bahan pokok seperti minyak goreng, tepung terigu. 

"Belum pernah mendapatkan bantuan dan mendapatkan informasi ini dari Pak RT," tutur wanita berhijab yang sehari-hari berjualan kue kering dan basah di Pasar Baru. (ari)

Share: