TRANSFORMASI PERPUSTAKAAN: Kepala DPK Kaltim Muhammad Syafranuddin saat membuka workshop akreditasi perpustakaan

Tujuh Sekolah Di Kaltim Terima Sertifikasi Akreditasi Perpustakaan

POJOKALTIM.CO.ID, BALIKPAPAN - Optimalisasi perpustakaan di seluruh daerah di Kaltim, menjadi sasaran utama dalam agenda workshop akreditasi yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim, Senin (20/2/2023). Mengangkat tajuk Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, Solusi Cerdas Pemulihan Ekonomi Masyrakat Pasca Covid-19, kegiatan ini dirangkai dengan pemberian sertifikat akreditasi kepada tujuh sekolah yang ada di Benua Etam.

Dihadiri para kepala sekolah penerima akreditasi perpustakaan, Kepala DKP Kaltim, Muhammad Syafranuddin membuka kegiatan yang berlangsung di Balikpapan tersebut. Selain itu tampak hadir pimpinan instansi DPK dari Samarinda dan Kutai Kartanegara (Kukar).

Sementara mewakili Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI, ada Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan, DR Andin Bondar. Lokakarya ini juga menghadirkan dua pemateri, Badollahi Mustafa dan Agus Rifai.

Dalam sambutannya, Syafranuddin melaporkan, bahwa di Kaltim saat ini tercatat ada 1.975 perpustakaan. Di mana 10,37 persen di antaranya atau 205 perpustakaan telah tercatat pada Nomor Pokok Perpustakaan (NPP).

"Data ini menunjukkan kita semua perlu bekerja keras mewujudkan peningkatan kualitas penyelenggaraan perpustakaan di Kaltim, agar layanan perpustakaan dapat memenuhi harapan kita semua," jelas pria yang akrab disapa Ivan tersebut.

Lebih lanjut ia turut berharap kepada Kepala Sekolah yang hadir bahwa akreditasi perpustakaan merupakan upaya berkelanjutan dan konsisten sebagai perwujudan komitmen terhadap pengembangan perpustakaan pada masing-masing satuan pendidikan.

Berikut tujuh sekolah yang mendapatkan akreditas perpustakaan di antaranya, MAN 2 Kutai Kartanegara, SMAN 13 Samarinda, SMKN 2 Samarinda, SMP Aminah Syukur Samarinda, SMP Nabil Husein Samarinda, SMPN 5 Samarinda, dan SMPN 22 Samarinda. (adv/cuk)

Share: