Rp 7 M Disiapkan Pemkab Bulungan Untuk Dorong Kemandirian Desa
TANJUNG SELOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan telah menjalankan program Transfer Anggaran Kabupaten Berbasis Ekologi (TAKE) selama beberapa tahun terakhir ini dalam rangka mendorong kemandirian desa.
Bahkan, setiap tahun anggaran yang dipersiapkan untuk TAKE Bulungan Hijau ini terus meningkat, dimana tahun 2023 alokasi anggarannya sekitar Rp 4 miliar, tahun 2024 sekitar Rp 5 miliar, bahkan untuk tahun 2025 disiapkan sekitar Rp 7 miliar.
"Tahun 2025 alokasinya kita tambah menjadi Rp 7 miliar, yang nantinya dikompetisikan antar desa se-Kabupaten Bulungan," ujar Syarwani, Bupati Bulungan saat menghadiri rapat koordinasi (rakor) pelaksanaan program TAKE, Senin (9/9).
Bupati menyebutkan, rakor TAPE ini dilaksanakan sebagai upaya untuk mengevaluasi dan memitigasi permasalahan yang dihadapi selama dua tahun pelaksanaan program ini. Ada berbagai persoalan dan tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan program TAKE di tiap desa dalam dua tahun terakhir ini.
Salah satu isu penting yang dibicarakan dalam rakor kali ini di antaranya evaluasi agar program pembangunan yang mengedepankan aspek lingkungan ini bisa lebih memberi manfaat bagi masyarakat desa secara umum."Salah satunya yang berkaitan dengan pertanggung jawaban keuangan," kata Bupati.
Selama ini TAKE yang bersumber dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) masuk ke desa melalui ADD (Alokasi Dana Desa) untuk dipergunakan mendorong kemandirian desa dengan memanfaatkan potensi lokal.
"Bagaimanapun dan sehebat apapun hasil yang kita capai, ketika tidak bisa kita pertanggung jawabkan dari aspek laporan keuangannya, justru itu akan menimbulkan permasalahan," tegasnya. (adv)
