• index
  • Pojok Utama
  • DLH Kaltim Bahas Isu Lingkungan Prioritas Dalam Penyusunan DIKPLHD 2025

DLH Kaltim Bahas Isu Lingkungan Prioritas Dalam Penyusunan DIKPLHD 2025

SAMARINDA - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Timur menggelar rapat pembahasan data dan isu lingkungan hidup dalam rangka penyusunan Dokumen Informasi Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (DIKPLHD) Tahun 2025, Kamis (26/6/2025).

Rapat berlangsung di Ruang Rapat Kehati, Lantai 2, Kantor DLH Kaltim, Jalan M.T. Haryono, Samarinda, serta diikuti secara daring oleh perwakilan perangkat daerah provinsi dan kabupaten/kota se-Kalimantan Timur melalui Zoom Meeting.

Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Bidang Tata Lingkungan DLH Kaltim, M. Chamidin, yang menyampaikan bahwa rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya pada 20 Mei 2025.

"Penyusunan DIKPLHD bertujuan menyediakan data dan informasi lingkungan hidup sebagai dasar dalam penetapan kebijakan pembangunan yang berkelanjutan," jelas Chamidin dalam pemaparannya.

Tahapan Penyusunan DIKPLHD Telah Dimulai

Dokumen DIKPLHD disusun berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Proses penyusunan telah dimulai sejak rapat persiapan akhir Mei 2025 dan akan berlanjut hingga finalisasi data dan isu prioritas.

Chamidin menjelaskan, DIKPLHD tidak hanya menjadi alat evaluasi kinerja pengelolaan lingkungan hidup daerah, tapi juga berfungsi sebagai bahan pertimbangan dalam perencanaan pembangunan lintas sektor.

Isu Prioritas Lingkungan Hidup Kaltim 2025

Dalam rapat tersebut, DLH Kaltim mengangkat sejumlah isu strategis yang menjadi prioritas dalam penyusunan DIKPLHD 2025, antara lain:Kerusakan lahan, Ancaman terhadap keanekaragaman hayati, Penurunan kualitas air permukaan, Rendahnya ketersediaan air baku, Pengelolaan sampah yang belum optimal

Seluruh isu tersebut akan dianalisis lebih lanjut untuk merumuskan langkah-langkah penanganan yang terukur dan berkelanjutan, sejalan dengan visi pembangunan hijau di Kalimantan Timur. (adv diskominfo kaltim)

Share: