• index
  • Pojok Utama
  • GratisPol, Langkah Nyata Kaltim Permudah Akses Rumah Bagi Warga Kecil

GratisPol, Langkah Nyata Kaltim Permudah Akses Rumah Bagi Warga Kecil

SAMARINDA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus menunjukkan keberpihakannya kepada masyarakat berpenghasilan rendah melalui peluncuran program GratisPol, sebuah inisiatif yang menghapus seluruh biaya administrasi dalam pembelian rumah subsidi.

Program ini diinisiasi pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, H. Rudy Mas'ud dan Seno Aji, sebagai bagian dari komitmen mereka menghadirkan keadilan sosial dalam sektor perumahan. Melalui GratisPol, warga kini dapat membeli rumah subsidi tanpa harus dibebani biaya seperti provisi bank, jasa notaris, balik nama sertifikat, maupun pungutan lain yang kerap memberatkan.

"Masalahnya bukan cicilan, tapi biaya di awal yang sering jadi penghalang. Karena itu kami hadir untuk menghapus beban itu," ujar Gubernur Rudy Mas'ud dalam keterangannya.

Program ini menyasar masyarakat berpenghasilan rendah yang membeli rumah subsidi seharga sekitar Rp185 juta dari pengembang yang telah bekerja sama dengan Pemprov. Langkah ini sekaligus menjadi strategi untuk mengurangi defisit kebutuhan rumah (backlog) di Kaltim yang masih tinggi.

Sebagai provinsi penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), Kaltim dituntut untuk menyediakan hunian layak dan terjangkau. GratisPol diyakini sebagai solusi yang bukan hanya menyentuh angka statistik, tetapi juga menyentuh kebutuhan nyata masyarakat.


Mekanisme Diperketat, Program Difokuskan Tepat Sasaran

Kepala Dinas PUPR Kaltim, Firnanda, menyebutkan saat ini pemerintah tengah mematangkan teknis pelaksanaan bersama lembaga keuangan dan pengembang. Sistem pengawasan pun akan diperkuat agar manfaat program tidak salah sasaran.

"Kami tidak ingin program ini disalahgunakan. Ini adalah bentuk tanggung jawab dan keberpihakan kepada rakyat kecil," jelas Firnanda, Rabu (11/6/2025).

Melalui GratisPol, Pemprov Kaltim berharap masyarakat tak lagi tertahan untuk memiliki rumah karena alasan biaya tambahan. Rumah bukan lagi sekadar mimpi melainkan kebutuhan dasar yang kini makin mudah diakses. (adv diskominfo kaltim)

Share: