Mbeko Bersama Wartawan Di HPN
Apresiasi Kepala Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Kaltim
POJOKALTIM.CO.ID, SAMARINDA - Apresiasi diberikan Muhammad Syafranuddin di HUT Hari Pers Nasional (HPN). Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim tersebut helat "Mbeko bersama Wartawan" di kantornya, Kamis (9/2).
Acara ramah tamah kepada insan pers di Kaltim tersebut berlangsung hangat. Berbagai pengalaman Irvan, sapaan karibnya, ia jabarkan dalam sambutannya.
Pria yang sebelumnya berprofesi sebagai wartawan itu menceritakan pengalaman uniknya memburu narasumber.
Liputan yang ia paling ingat adalah kasus pembunuhan. Selain dibunuh, pelaku turut memakan hati korban. "Pokoknya pembaca berita saya buat muntah-muntah baca tulisan saya," ujarnya.
Diceritakannya, ia sampai meminta polisi agar bisa satu sel dengan pelaku hanya untuk mengorek data.
Selama 3 hari di penjara, ia dapat liputan eksklusif soal itu.
"Sekarang eranya beda. Wartawan sekarang dimudahkan dalam memburu berita. Kalau zaman saya, harus putar otak agar bisa ketemu narasumber. Tidak ada penugasan yang dapat ditolak wartawan. Makanya, wartawan sekarang mesti tetap semangat dalam berburu narasumber," tegasnya.
Sejumlah kegiatan diselipkan dalam kegiatan itu. Seperti peresmian gedung Omar Dahlan, pemberian penghargaan kepada wartawan senior Kaltim, dan lain-lain.
Satu hal yang ia tegaskan adalah betapa dinasnya berperang penting dalam pengarsipan dokumen. Khususnya dokumen tentang perjalanan sejarah Kaltim maupun kearsipan data dinas lainnya.
Ini penting, ujarnya. Apalagi Kaltim terpilih sebagai IKN.
Sejak sekarang sudah saatnya mendokumentasikan sejarah IKN. Kelak, generasi penerus akan tahu sejarah berdirinya IKN. (adv)
