• index
  • Pojok Utama
  • Pemprov Kaltim Gelar High Level Meeting TPID–TP2DD, Fokus Kendalikan Inflasi Dan Akselerasi Progra

Pemprov Kaltim Gelar High Level Meeting TPID–TP2DD, Fokus Kendalikan Inflasi Dan Akselerasi Program Makan Bergizi Gratis

SAMARINDA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menggelar High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (5/8/2025), di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim.

Mengusung tema "Memperkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Digitalisasi Daerah, dan Akselerasi Program Makan Bergizi Gratis untuk Ketahanan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat", kegiatan ini dibuka oleh Gubernur Kaltim H. Rudy Mas'ud (Harum) secara daring dari Jakarta. Hadir pula Wakil Gubernur Kaltim, jajaran kepala daerah kabupaten/kota, Kepala Perwakilan Bank Indonesia, BPS, BPJS Ketenagakerjaan, serta pimpinan instansi vertikal.

Sekda Kaltim, Sri Wahyuni, melaporkan bahwa HLM kali ini difokuskan pada tiga agenda utama: pengendalian inflasi pangan, percepatan digitalisasi transaksi keuangan daerah, dan aktivasi program Makan Bergizi Gratis untuk menekan angka stunting dan kemiskinan.

"Pengendalian inflasi, digitalisasi, perlindungan pekerja, hingga pemberian makanan bergizi semuanya saling terhubung. Target kita jelas, menjaga daya beli masyarakat dan mewujudkan kesejahteraan rakyat Kaltim secara berkelanjutan," tegas Gubernur Rudy Mas'ud.

Berdasarkan data per Juli 2025, inflasi Kaltim tercatat 2,8 persen. Kelompok pangan menjadi pendorong utama, terutama menjelang hari besar keagamaan. Gubernur meminta TPID memperbanyak Gerakan Pangan Murah, mengoptimalkan toko penyeimbang, serta memperkuat diversifikasi pangan lokal seperti singkong dan jagung.

Dalam hal digitalisasi, Kaltim menempati peringkat kedua regional dalam implementasi P2DD. Pemprov mendorong seluruh perangkat daerah mengoptimalkan transaksi pendapatan dan belanja secara elektronik untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas.

Satgas percepatan pelaksanaan MBG ditugaskan mengawal penyediaan pangan gratis di seluruh kabupaten/kota. Saat ini, baru lima daerah yang sudah membentuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yaitu Paser, Kutai Kartanegara, Balikpapan, Samarinda, dan Bontang.

HLM turut dirangkai dengan penyerahan Paritrana Award 2025 sebagai bentuk apresiasi terhadap komitmen perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Berikut daftar pemenang Paritrana Award 2025 (periode penilaian Januari-Desember 2024):

Kategori Pemerintah Kabupaten/KotaBontang Kutai Timur, Paser

Kategori Badan Usaha Besar/MenengahPT Pupuk Kaltim, Kaltim Diamond Coal, Mil Platinum Bersaudara

Kategori Pemerintah Desa/KelurahanDesa Olong Pinang (Paser), Desa Telemow (PPU), Kampung Maluan (Berau)

Kategori Usaha Kecil/MikroRM Torani Balikpapan, Dunia Fried Chicken, Fara Snack, Gudeg Bu Harman

Dengan sinergi lintas sektor, Pemprov Kaltim optimistis dapat menjaga daya beli masyarakat, menekan inflasi, memperluas digitalisasi, serta mempercepat implementasi program Makan Bergizi Gratis demi kesejahteraan rakyat. (adv diskominfo kaltim)

Share: