Soroti Pengangguran Dan Kemiskinan
Item Prioritas Di Pra-Musrenbang RKPD Kaltim 2023
POJOKALTIM, SAMARINDA -Peningkatan indikator makro seperti indeks pembangunan manusia (IPM) jadi salah satu sasaran dalam pelaksanaan pra-musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kaltim 2023. Dengan pelaksanaan yang efektif, diharapkan persentase IPM bisa terkerek ke angka di atas 77 persen. Selain itu laju pertambahan ekonomi Kaltim bisa mencapai 3,5 persen plus-minus satu.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kaltim HM Aswin setelah Pra-Musrenbang RKPD Kaltim 2023. Kegiatan bertajuk "Peningkatan produktivitas guna mewujudkan ketahanan sosial dan ekonomi daerah inklusif serta berkelanjutan dalam kerangka Kaltim Berdaulat" itu berlangsung pada 11â13 April 2022 di HARRIS Hotel Samarinda.
"Semoga target sasaran ini semua dapat tercapai dalam Pra Musrenbang 2023 nantinya," ucap dengan penuh harap. Sementara,target yang belum tercapai akibat dari Pandemi Covid-19 tahun kemarin. Yakni terkait penyelesaian pengangguran dan kemiskinan.
"Kita menargetkan pada 2021 itu pengangguran sekian persen, tapi nyatanya melebihi target yang telah ditentukan akibat adanya pandemi Covid-19. Kemudian kemiskinan, target dua inilah yang paling penting kita selesaikan di Pra Musrenbang 2023 ke depepannya," imbuh Aswin.
Lebih lanjut Aswin menuturkan dengan kegiatan Pra Musrenbang ini diharapkan dapat mencapai kesepakatan bersama dalam hal ini dinas-dinas Pemprov Kaltim beserta rekan-rekan dinas yang ada di seluruh kabupaten/kota, sehingga sudah ada berbagai kesepakatan.
"Misalnya target, kesepakatan kegiatan yang ada di kabupaten itu dapat di terima kedua belah pihak. Sehingga pada saat Musrenbang di Odah Etam kompleks Kantor Gubernur Kaltim pada 20 April 2022 tidak banyak lagi yang diperdebatkan," pungkasnya. (adv/kominfo)

EFEKTIF: HM Aswin tegaskan pra-musrenbang cara temukan titik temu semua masalah.