Sumber foto: Diskominfo Samarinda

Ayo Dukung Program Pemerintah Dan Tangkap Peluang Ikn

POJOKALTIM, SAMARINDA - Wali Kota Samarinda, Dr H Andi Harun mengapresiasi keberadaan Satuan Pengamanan (Satpam) yang memilki peranan luar biasa mendukung program pemerintah, bukan sekadar menjalankan tugas di tempat kerjanya masing-masing.



"Banyak dukungan yang bisa diberikan ke pemerintah kota sambil tetap melaksanakan tugasnya. Seperti saat ini kita sedang berperang dengan Covid-19 (Corona Virus Disease 2019, Red), di sini besar pula perananan Satpam untuk mengingatkan disiplin protokol kesehatan di lingkungan mereka bekerja," ucap Andi Harun dalam sambutannya pada Pelantikan dan Pengukuhan DPD Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) Kota Samarinda periode 2021-2026 di Ball Room Hotel Grand Victoria, Kamis (1/4/2021).



Tak hanya itu lanjut mantan Wakil Ketua DPRD Kaltim ini, Satpam bisa mengedukasi untuk kebersihan mendukung program 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Termasuk mendukung program penertiban melihat keberadaan Satpam tersebar di berbagai sektor.



Andi Harun juga berpesan agar Satpam bisa menjaga citra dan martabat. "Terus bersahabat dengan masyarakat tanpa meninggalkan karakter tegas dan disiplin," pesannya.



Ia pun meyakini Satpam di Samarinda di bawah naungan APSI bisa menangkap peluang Kaltim sebagai Ibu Kota Negara (IKN).



"Sebentar lagi akan dilakukan Groundbreaking. Balikpapan dan Samarinda sebagai kota penyangga. Di mana jaraknya hanya 40 menit menuju ibu kota. Ini strategis dan prospektif untuk Satpam," ucap Andi Harun.



Ketua DPC APSI Samarinda Komaruz Zaman siap menyambut peluang emas dari IKN. Di mana tentunya sangat membutuhkan tenaga Satpam.



"Saat ini di Samarinda sudah terdapat 7.000-an tenaga Satpam yang merupakan kepanjangan tangan dari kepolisian untuk pengamanan. Tentunya kita pun siap mencetak SDM Satpam yang terlatih dan profesional untuk IKN. Tentunya juga akan membantu mengurangi pengangguran," tegas Komaruz yang menggantikan Shahabudin ketua periode lalu.



Menurutnya baik perorangan maupun lembaga memerlukan keamanan. Di mana tidak ada yang tahu kapan datangnya musibah di tempat kerja, maka perlu pengamanan.



"Musibah, risiko kejadian itu bisa datang kapan saja dan tidak kita ketahui. Seperti banjir dan bencana alam, gempa bumi dan kebakaran. Satpam kita sudah terlatih itu semua di samping fungsi pengamanan," katanya.



Karena Satpam ini bukan sembarang rekrut, di mana ada pelatihan berjenjang mulai dari Gada Pratama untuk siswa, Gada Madya dari Komandan Regu (Danru) dan Gada Utama dari manajer sampai direktur. "Kita juga berpedoman dengan Perpol (Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia, Red) Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pengamanan Swakarsa," tandasnya.



Pelantikan ini dihadiri pula ketua umum APSI Azis Said sekaligus menyampaikan materi, ketua DPRD Samarinda Sugiyono, Direktur Binmas Polda Kaltim Kombes Pol Harri Muharram Firmansyah, SIK, Kasat Binmas Polresta Samarinda AKP Teguh Sanyoto, Ketua DPD APSI Kaltim Harmadi serta penasehat APSI Samarinda Shahabudin dan ketua Komisi I DPRD Samarinda Joha Fajal. (DON/HER/KMF-SMD/ADV)



Share: