Berikan Pemahaman Tentang Bahaya Hoaks

POJOKALTIM, SAMARINDA - Ancaman laten dari tersebarnya informasi yang keliru menjadi perhatian banyak pihak. Tidak terkecuali bagi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim dan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kaltim. Hal tersebut yang kemudian menjadi ide awal terlaksanakanya diskusi dalam podcast dengan tema hoaks.

Acara obrolan ringan itu disiarkan melalui kanal YouTube BusamID dipandu Ketua Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Kaltim Tri Wahyuni, menghadirkan narasumber Kepala Diskominfo Kaltim Muhammad Faisal, Ketua Gerakan Anti hoaks Jurnalis Kaltim Charles Siahaan, serta perwakilan anggota KPID yang baru dilantik. Bertempat di Kantor Diskominfo Kaltim, Samarinda, Sabtu (9/4).

Kepala Diskominfo Kaltim Muhammad Faisal mengungkapkan dalam podcast tersebut bahwa masyarakat harus terlebih dulu memahami definisi hoaks. Menurutnya, dalam menanggapi sebaran hoaks, strateginya dengan melibatkan semua masyarakat dan semua lini paham mengerti hoaks. "Karena hoaks jika kita perangi, diibaratkan mati satu tumbuh seribu. Akan tumbuh terus, sehingga capek kita menghadapi bendungan hoaks yang marak," sebutnya.

"Jadi strategi yang digunakan adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa hoaks itu berbahaya harus tahu cara mengatasi hoaks. Kalau ada berita-berita aneh untuk tidak saling share (berbagi) dan tidak langsung percaya dengan sebuah berita. Ketika menerima informasi paham untuk melakukan cek and ricek terlebih dahulu," tegas Faisal. (adv-kmf)

Share:

Berita Lainnya