"Dokter Gigi Tetap Pake APD"

Pesan Walikota Samarinda Syaharie Jaang


POJOKALTIM, SAMARINDA-Walikota Samarinda Syaharie Jaang mengingatkan kepada dokter gigi yang membuka praktek agar disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan yang ketat seperti penggunaan alat pelindung diri (APD) lengkap sehingga pasien yang sakit tetap terakomodir.


Hal ini disampaikan Syaharie Jaang dalam sambutannya yang dibacakan Asisten I Setda kota Samarinda Tejo Sutarnoto ketika membuka Webinar Zoom Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) dengan tema Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut di Era Pandemi Covid-19 di aula rumah jabatan secara offline dengan peserta terbatas dan online diikuti 450 siswa dan pengelola UKS di sesi pertama dan 258 dokter gigi di sesi kedua belum lama ini.


"Selama masa pandemi ini, kita disarankan untuk menunda ke dokter gigi. Kriteria yang boleh berkunjung ke dokter gigi adalah jika mengalami nyeri hebat tidak tertahankan, mengalami trauma pada gigi dan rahang, perdarahan parah dan pembengkakan pada gusi  akibat infeksi. WHO pun menghimbau untuk menunda perawatan gigi jika tidak benar-benar darurat. Bagi yang tetap memberikan pelayanan agar disiplin protokol kesehatan," tegas Tejo.


Menurutnya ke dokter gigi beresiko tertular dan menularkan Covid-19. Oleh karena itu menjaga kesehatan gigi dan mulut adalah langkah pencegahan sebelum terjadi sakit.


"Webinar ini salah satu bentuk upaya Pemkot Samarinda melakukan tindakan preventif untuk mencegah kerusakan gigi pada masyarakat melalui edukasi. Yang kami inginkan adalah perubahan perilaku masyarakat, khususnya anak, dalam hal kebiasaan menggosok gigi," pesan Jaang.


Sebelumnya ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Samarinda drg Deasy Evriyani mengatakan memperingati BKGN 2020 di tengah pandemi tidak menyurutkan komitmen Pemkot Samarinda bersama Dinas Kesehatan, PDGI Samarinda, Consortium of Universities for global helth,  PSKG Universitas Mulawarman serta Unilever untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut masyarakat Samarinda . 


"Dengan semangat kolaborasi ini mengajak masyarakat menjadi melalui serangkaian kegiatan edukasi promotif dan preventif secara online.  Kegiatan kali ini merupakan kontribusi nyata dari PDGI Samarinda dan segenap anggota untuk berpartisipasi secara aktif  meningkatkan kepedulian masyarakat untuk meningkatkan kesehatan gigi dan mulutnya di tengah pandemi melalui konsultasi gigi gratis secara online yang diprakarsai oleh PSKG Unmul beserta 30 orang dokter gigi pada 23-25 November lalu," ungkap Deasy.  Selain itu tambahnya masyarakat dan komunitas sekolah dapat mengikuti webinar zoom yang dilaksanakan ini.(don/kmf-smd)

Share:

Berita Lainnya