TOLAK: Aksi demo di Balikpapan menolak UU Cipta Kerja

Walikota Janji Teruskan Ke Pusat

Demo Tolak UU Cipta Kerja Di Balikpapan

BALIKPAPAN- Arus penolakan pengesahan Undang Undang Cipta Kerja terus bergejolak di Tanah Air. Tak terkecuali di Balikpapan. Demo hari ini (9/10) yang semula berjalan damai, berakhir dibubarkan paksa.


Reporter Pojokaltim Biro Balikpapan Ric melaporkan, demo di Balikpapan hari ini merupakan gabungan mahasiswa, dan ormas setempat.


Demo dipusatkan di depan gedung DPRD Balikpapan itu, dimulai pukul 13.00 Wita. Pada aksi ini, hadir Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi, Dandim 0905 Balikpapan Kolonel Armed I Gusti Agung Putu Sujarnawa, sejumlah anggota DPRD Balikpapan, serta Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Turmudi.


Diskusi unsur Muspida dengan pengunjuk rasa ini berlangsung usai Asar. Dihadapan Muspida, pengunjuk rasa menyampaikan aspirasinya mengenai penolakan pengesahaan UU Cipta Kerja.


Menanggapi hal tersebut, Rizal Effendi berjanji akan meneruskan aspirasi ke presiden dan DPR RI.


"Usai dialog, sekira jelang Solat Magrib, pengunjuk rasa bergeser dan berkumpul di area Masjid At Taqwa. Masjid ini tak jauh dari titik unjuk rasa. Mengingat pembatasan jam demo yang tak boleh sampai malam hari, aparat mengingatkan pengunjuk rasa untuk bubar," lapor Ric.


Tak lama berselang setelah peringatan melalui pengeras suara tak diindahkan, aparat mulai menembakkan gas air mata ke kerumunan massa yang berkumpul di depan masjid.


Tak pelak, gas air mata langsung membubarkan massa. Tampak pengunjuk rasa berlarian menghindari perihnya gas air mata tersebut.


Hingga berita ini diterbitkan, belum dapat informasi dari pengunjuk rasa apakah ada demo lanjutan keesokan hari. (aka)

Share: