Busi Motor Basah Jangan Disepelekan! Kenali Penyebabnya Sebelum Mogok
POJOKALTIM.CO.ID, SAMARINDA - Motor susah dinyalakan, performa mendadak menurun, atau bahkan mogok? Jangan buru-buru menyalahkan aki. Bisa jadi masalahnya ada pada busi, komponen kecil yang punya peran besar dalam proses pembakaran mesin.
Busi bertugas menghasilkan percikan api untuk membakar campuran bensin dan udara di ruang bakar. Kalau kondisinya bermasalah, proses pembakaran bisa terganggu. Salah satu masalah yang perlu diwaspadai adalah busi basah akibat bensin atau oli.
Penyebabnya beragam. Oli bisa masuk ke ruang bakar ketika komponen mesin, seperti ring piston atau seal katup, mengalami masalah. Sementara itu, bensin yang tidak terbakar sempurna juga bisa membuat ujung busi basah. Penggunaan busi yang tidak sesuai spesifikasi pun berpotensi mengganggu proses pembakaran.
Pada motor injeksi, gangguan sistem bahan bakar juga bisa membuat campuran bensin dan udara tidak ideal. Bahkan, motor yang lama tidak digunakan dalam kondisi lembap dapat mengalami pengembunan yang memengaruhi proses penyalaan.
Ignatius Nindyatama, Technical Service Manager Astra Motor Kaltim 2, mengingatkan pengendara agar tidak mengabaikan perubahan kondisi motor.
"Kalau motor mulai susah dihidupkan atau performanya menurun, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan. Jangan langsung menyimpulkan busi sebagai satu-satunya penyebab, karena gangguan juga bisa berasal dari komponen lain yang memengaruhi proses pembakaran," ujar Ignatius.
Supaya masalah tidak berlarut-larut, gunakan busi sesuai spesifikasi motor dan lakukan servis berkala di AHASS. Pemeriksaan rutin membantu teknisi mendeteksi gangguan lebih awal sebelum menghambat aktivitas.
Buat yang punya jadwal padat, layanan booking service dan layanan kunjung AHASS bisa menjadi pilihan agar perawatan motor lebih praktis.
Jadi, jangan tunggu motor mogok baru mengecek kondisinya. Meski kecil, busi punya peran penting supaya mesin tetap bekerja optimal. (azr)
