Dukung Pengembangan Kuliner Khas Samarinda

Townhall Restourant Hadirkan Sate Ikan Patin

POJOKALTIM, SAMARINDA - Sebagai Ibu Kota Kalimantan Timur, Samarinda selama ini hampir tidak memiliki satu masakan khas daerah. Dilatari keinginan sejumlah pegiat kuliner dan pariwisata untuk mengangkat khazanah makanan lokal, beberapa waktu lalu sempat digelar lomba kreasi kuliner Samarinda, yang akhirnya memunculkan sajian Sate Ikan Patin.

Sebagai wujud dukungan terhadap pengembangan kuliner khas Kota Tepian, Midtown Hotel Samarinda, Juni ini memunculkan hidangan Sate Ikan Patin yang bisa dinikmati di Townhall Restaurant. Tak heran, karena salah satu sosok yang ikut membidani terciptanya makanan ini adalah Yadi Hadisuwarno, Executive Chef Townhall Restaurant.

"Ini juga sebagai bentuk dukungan langsung kami untuk memperkenalkan makanan khas asli Samarinda," ujar Chef Yadi.

Dijelaskan pria yang juga didaulat menjadi juri dalam lomba kreasi masakan lokal ini, pemilihan ikan patin sebagai bahan dasar, karena memang banyak terdapat di perairan Sungai Mahakam. Bumbu-bumbu yang digunakan pun adalah yang mudah ditemui dan digunakan oleh masyarakat.

Selain menyuguhkan sate ikan patin, Townhall juga memperkenalkan kreasi terbaru minuman. Wedang pokak, sebuah racikan yang berasal dari rempah-rempah tradisional, seperti jahe, kayu manis, kapulaga dan pandan. Aroma kuat dari rempah-rempah ini berpadu sempurna dengan campuran gula aren. Sehingga menghasilkan minuman hangat dan menyegarkan saat disesap.

Nah, penasaran untuk mencicipi makanan asli Samarinda? Silakan datang dan rasakan sendiri lezatnya hidangan ini di Townhall Restaurant Midtown Hotel Samarinda.

"Untuk harga, seporsi sate ikan patin ini hanya Rp 48 ribu, sementara untuk secangkir wedang pokak Rp 30 ribu," Chef Yadi memungkasi. (cuk)

Share: