Jangan Cuma Simpan Di Laci, Ini Alasan Buku Motor Honda Wajib Dibaca
POJOKALTIM.CO.ID, BALIKPAPAN - Helm dan toolkit biasanya langsung dicari setelah beli motor baru. Tapi ada satu benda yang sering berakhir di laci dan lupa dibuka: Buku Pedoman Pemilik dan Garansi.
Padahal, buku ini bukan sekadar pelengkap. Isinya bisa membantu pemilik motor memahami cara penggunaan, jadwal perawatan, informasi garansi, sampai langkah yang harus dilakukan saat motor mengalami masalah.
Di dalamnya ada panduan keselamatan berkendara, jadwal servis, ketentuan garansi, hingga cara melakukan klaim. Bahkan, beberapa kondisi darurat juga dijelaskan supaya pemilik nggak langsung panik saat muncul kendala.
"Buku pedoman pemilik sebaiknya tidak hanya disimpan, tetapi juga dipahami karena di dalamnya terdapat informasi penting mengenai penggunaan, perawatan, dan garansi kendaraan," ujar Marketing Manager Astra Motor Kaltim 1, Andreas Nathanael.
Jadi, setelah beli motor baru, jangan cuma sibuk foto unitnya. Buku pedoman juga wajib disimpan di tempat yang aman dan gampang dicari. Saat servis di AHASS, buku ini juga sebaiknya dibawa agar riwayat dan kebutuhan perawatan motor lebih mudah dipantau.
Untuk perawatan, pemilik Honda bisa datang ke AHASS dan mendapatkan penanganan dari teknisi berpengalaman dengan penggunaan suku cadang yang sesuai. Buat yang nggak sempat antre, tersedia juga layanan booking service dan servis kunjung.
Intinya, buku yang kelihatannya sepele ini justru bisa jadi "manual wajib" buat pemilik motor. Jadi, jangan sampai motor sudah bermasalah baru sibuk mencari bukunya. (azr)
