Sering Naik Motor Tapi Jarang Cek Angin Ban? Awas, Efeknya Bisa Bikin Repot!

POJOKALTIM.CO.ID, BALIKPAPAN - Rajin isi bensin, rutin cuci motor, tapi tekanan ban malah jarang dicek? Nah, kebiasaan ini jangan sampai terus dilakukan. Pasalnya, tekanan ban yang tidak sesuai bisa memengaruhi kenyamanan, kestabilan, hingga kondisi ban saat berkendara.

Ban yang kurang angin bisa membuat motor terasa lebih berat saat melaju dan mempercepat keausan ban. Sebaliknya, tekanan yang terlalu tinggi bisa membuat ban terasa lebih keras dan mengurangi kenyamanan ketika melewati jalan tidak rata.

Manager Parts Astra Motor Kaltim 1, Yohanes Baptista, mengingatkan pengendara agar rutin memeriksa tekanan ban dan menyesuaikannya dengan rekomendasi pabrikan.

"Tekanan ban perlu diperhatikan karena berpengaruh terhadap kenyamanan dan kestabilan saat berkendara. Pemeriksaan rutin juga membantu pengendara mengetahui kondisi ban sebelum muncul masalah," ujar Yohanes.

Jangan menunggu motor terasa berat, setang kurang nyaman, atau ban terlihat kempis untuk mulai mengeceknya. Luangkan waktu sebelum berkendara untuk memastikan tekanan ban sesuai anjuran, terutama sebelum melakukan perjalanan jauh.

Selain tekanan angin, periksa juga permukaan ban. Pastikan tidak ada keausan berlebihan, benda asing yang menancap, atau kerusakan yang bisa mengganggu perjalanan.

Intinya, jangan cuma fokus pada bensin dan tampilan motor. Cek tekanan ban juga penting supaya perjalanan lebih nyaman dan aman. Perawatan sederhana ini bisa jadi kebiasaan baik buat kamu yang setiap hari mengandalkan motor Honda. (azr)

Share: