Shockbreaker Motor Cepat Rusak? Bisa Jadi Kebiasaan Ini Biang Keroknya

POJOKALTIM.CO.ID, BALIKPAPAN - Shockbreaker punya tugas penting untuk menjaga motor tetap nyaman dan stabil, terutama saat melewati jalan yang tidak rata. Tapi kalau sering dipaksa bekerja terlalu berat, komponen ini juga bisa cepat lelah.

Perawatan shockbreaker sebenarnya nggak ribet. Rajin bersihkan area sekitar shock agar kotoran tidak merusak seal dan piston. Kalau terlihat ada rembesan oli, jangan tunggu sampai makin parah dan segera lakukan pemeriksaan.

Kebiasaan ngebut saat melewati jalan rusak juga sebaiknya ditinggalkan. Selain bikin shockbreaker bekerja ekstra keras, benturan keras bisa ikut memengaruhi komponen lain pada motor.

"Shockbreaker punya peran penting dalam menjaga kenyamanan dan kestabilan motor. Karena itu, pengendara perlu memperhatikan cara berkendara dan melakukan pemeriksaan secara rutin, terutama jika motor sering digunakan melewati jalan yang kurang baik," ujar Manager Parts Astra Motor Kaltim 1, Yohanes Baptista.

Penggunaan aksesori tambahan seperti peninggi atau adaptor juga perlu diperhatikan. Jangan sampai modifikasi justru mengubah kerja komponen dan membuat shockbreaker tidak bekerja sebagaimana mestinya.

Begitu juga dengan barang bawaan. Jangan memaksa motor membawa beban melebihi kapasitas yang dianjurkan pabrikan. Beban berlebih membuat kerja shockbreaker semakin berat dan bisa mempercepat keausan.

Selain itu, oli shockbreaker juga perlu diperhatikan. Seiring pemakaian, kualitas oli bisa menurun sehingga daya redam ikut berkurang. Ikuti jadwal perawatan yang dianjurkan agar kinerja shockbreaker tetap optimal.

Intinya, jangan tunggu shockbreaker bocor atau motor mulai terasa nggak nyaman baru dibawa servis. Lakukan pemeriksaan berkala di AHASS supaya kondisi shockbreaker dan komponen lainnya tetap prima. (azr)

Share: