AMAN: Bersantai sembari ngopi di Tepian kini kian asyik. Tak ada gangguan.

TEPIAN Sudah Aman Dan Nyaman

Yuk, Ke Boxing Coffee Aja

Kian banyak pilihan nongkrong sambil nyeruput kopi di Samarinda. Terbaru, Boxing Cofee di Tepian Mahakam sisi Jalan Gajah Mada. Wait, di TEPIAN? Aman tidak?


Yup, kawasan Tepian kini dipastikan aman dan nyaman. Bayangan bahwa Tepian dipenuhi aksi premanisme, warung remang remang, dan masalah sosial lainnya, perlahan sirna. 


"Kami mencoba membangun kondisi positif tersebut dengan membuka Boxing Coffee," ujar Andi kepada Pojokaltim. "Ya, kami pastikan pengunjung bisa santai di sini tanpa gangguan," sambung Febri yang juga owner kedai ini menimpali.


Selama ini, seperti sudah diketahui awam, Tepian identik dengan rasa tidak aman. Jangankan untuk sekadar duduk-duduk di tanggul pondasi, warga pasti mesti berpikir ulang. Apalagi berlama lama menikmati aneka makanan dan minuman, berpikir ulangnya mesti lebih lama lagi.


Belum "gangguan" preman lokal, pengamen yang silih berganti datang dengan suara pas-pasan. Belum lagi ketika pulang, mesti bayar uang parkir yang dipatok seenaknya. Yang kadang untuk roda dua ditagih Rp 3 ribu, roda 4 bisa Rp 5 ribu. Kalau weekend beda lagi, ongkos parkir berlipat lipat.


"Kondisi seperti ini yang semestinya kita benahi. Potensi wisata di Tepian ini luar biasa. Apalagi tempat ini sudah menjadi ikon Samarinda," terang Andi. Menurut mereka, semua mesti saling mendukung guna kemajuan kota tercinta. 


Semangat ini, tak dipungkiri terinspirasi dari para pemuda yang berhasil mengubah wajah Citra Niaga dari temaram menjadi terang benderang. Yang sekarang sudah menjadi pilihan warga untuk nongkrong. 


"Makanya kami memilih kawasan Tepian untuk kami ubah seperti halnya kondisi Citra Niaga sekarang," tambahnya. 


Diakui, langkah ini memang tak mudah. Tapi bukan mustahil bisa terwujud. "Sebelum membuka kedai, kami melakukan pendekatan kepada juru parkir hingga pengamen untuk sama-sama berikan rasa aman dan nyaman. Jika kondisi aman, semua bakal senang. Pengunjung makin nyaman ke Tepian," urai Febri menambahkan.


Menamani sore hingga malam, berbagi minuman berbahan kopi siap menemani. Harga juga bersahabat. Untuk secangkir kopi susu panas, cukup membayar Rp 12 ribu. Tentu, menu minuman kopi lainnya juga ada. Dingin maupun panas.


Sementara ditemui di waktu yang berbeda, salah satu rekan pemilik Boxing, Sigit menyebut tempatnya mengusung konsep yang sedikit berbeda. Pastinya dengan menggunakan motor yang dimodifikasi sedemikian rupa, Boxing bisa hadir di mana saja.


"Boxing itu singkatan dari Box keliling," celoteh pria yang akrab disapa Daeng tersebut.




Dari segi menu, minuman yang mereka gunakan berasal dari biji kopi pilihan. Berbeda dari kebanyakan penjual kopi di kawasan sekitar. 


Oya, kedai ini gampang di temui di Tepian. Jika Anda melihat ada sepeda motor yang dimodifikasi ala kafe, itu sudah tempatnya. Persisnya berada di seberang jalan Bank Pasar Ronggolawe. 




Ditambahkan Febri lagi ,menggunakan motor sebagai konsep kedai kopinya membuat mereka bisa lebih mobile. Dalam artian, mereka bisa menyasar kawasan keramaian di mana pun. Seperti halnya jargon Boxing Coffee "Di mana ada keramaian, di situ ada kami". (aka/cuk)

Share:

Berita Lainnya