• index
  • Pojok Ragam
  • Gandeng BPD ICA Kaltim, Dispar Kaltim Gelar Pelatihan Peningkatan Inovasi Dan Higienitas Sajian Kuli
PARIWISATA BANGKIT: Diakhir acara, Muhammad Irvan Rivai (kiri) menyerahkan sertifikat kepada salah satu peserta pelatihan. (FOTO-FOTO: ARI/ POJOKALTIM)

Gandeng BPD ICA Kaltim, Dispar Kaltim Gelar Pelatihan Peningkatan Inovasi Dan Higienitas Sajian Kuliner

POJOKALTIM, SAMARINDA - Melalui dana alokasi khusus dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI), Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim, gelar pelatihan untuk pelaku pariwisata, khususnya dibidang kuliner.

Dilaksanakan selama dua hari di Zoom Hotel Mulawarman, Jalan Mulawarman Nomor 38 Samarinda, kegiatan yang dilaksanakan mulai Jumat (29/10/2021) - Sabtu (30/10/2021), mengangkat tema Pelatihan Peningkatan Inovasi dan Higienitas Sajian Kuliner. Kegiatan itu pun dihadiri pelaku pariwisata dari berbagai daerah di Kaltim.

"Inovasi kita masih tertinggal dari daerah lain. Salah satunya terlihat dari cara penyajian dan pengemasan yang masih kurang menarik. Maka dari itu, kita adakan pelatihan ini, agar kita tidak tertinggal, bahkan bisa melebihi daerah lain. Apalagi Kaltim akan menjadi ibu kota negara. Kita harus benar-benar siap dari berbagai sisi, termasuk dari sisi kuliner," kata Sekretaris Dinas Pariwisata Kaltim, H Muhammad Irvan Rivai.

Dia juga mengatakan, ke depan akan diadakan pelatihan untuk peramu pariwisata, pengelolaan desa wisata dan masih ada berbagai pelatihan yang sudah dipersiapkan dari dana alokasi khusus yang diberikan oleh Kemenparekraf RI.

Dalam kegiatan tersebut, penyelenggara menggandeng Badan Pengurus Daerah  Indonesian Chef Association ( BPD ICA) Kaltim sebagai narasumber. Berbagai materi pun diberikan selama pelatihan.

"Materi yang kami sampaikan yaitu, ekosistem kuliner Indonesia, standar dan ketentuan higienitas sajian kuliner di Indonesia dan dunia, pemasaran kuliner dalam mengomunikasikan inovasi dan higienitas kuliner, dan paraktik penerapan inovasi dalam sajian kuliner," terang ketua BPD ICA Kaltim, Yadie Hadisuarno.

Di hari kedua, lanjutnya, materi yang diberikan adalah kreativitas dan inovasi dalam penyajian kuliner, penyusunan konsep inovasi dan higienitas sajian kuliner, setelah itu praktik penerapan higienitas dalam sajian kuliner.

Menanggapi kegiatan tersebut, ketua Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) Kaltim, Dian Rosita sangat mengapreasiasi. Menurutnya, para pengelola destinasi wisata sangat mengharapkan pelatihan-pelatihan yang nyata.

"Tidak dapat dimungkiri, kuliner menjadi daya tarik yang cukup besar dari sebuah destinasi wisata. Maka dari itu, saya dan teman-teman yang lain sangat bersemangat sekali mengikuti pelatihan ini. Karena kita bisa mendapat ilmu baru yang dapat menambah nilai jual dari destinasi wisata yang kami jalankan," pungkas Dian. (dan)

Share: