• index
  • Pojok Ragam
  • Kukuhkan Forum Pembauran Kebangsaan, Sekda Minta Tetap Jaga Persatuan Dan Kondusifitas Di Samarinda

Kukuhkan Forum Pembauran Kebangsaan, Sekda Minta Tetap Jaga Persatuan Dan Kondusifitas Di Samarinda


POJOKALTIM, SAMARINDA - perbedaan suku, agama, ras dan golongan adalah hal yang tak bisa terbantahkan. Namun tak berarti menjadikannya alasan untuk terpecah belah.


"Samarinda ini adalah kota yang majemuk, dengan beragam latar belakang. Tapi sepatutnya perbedaan itu tidak menghalangi kita untuk tetap bersatu dalam bingkai NKRI," tegas Sekdakot Samarinda Sugeng Chairuddin.


Pernyataan ini disampaikan Sugeng dalam pengukuhan kepengurusan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), Rabu (2/12) pagi. Membacakan sambutan wali kota yang berhalangan hadir, Sugeng menyebut kondusifitas wilayah Samarinda adalah sebuah prestasi yang tak bisa diukur dengan apapun.


Dalam acara yang berlangsung di Command Center Diskominfo Kota Samarinda itu, Sugeng mengingatkan, kondisi Samarinda yang selama ini aman harus terus dijaga. Salah satunya yakni dengan merawat perbedaan tersebut.


Sementara itu, Ketua FPK Samarinda Rudy Sulithio dalam keterangannya, menyebut pihaknya tak kenal lelah untuk terus mensosialisasikan program terkait merawat kebhinekaan. Terlebih di masa jelang pilkada serentak ini, ia mengimbau agar perbedaan pilihan tak dijadikan alasan untuk tercerai berai.


"Kami terus menjalin komunikasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait, untuk menjaga kondusifitas Samarinda," ucapnya.


Hal ini juga dipertegas oleh Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Samarinda Suhartanto, yang menyebut FPK sebagai bagian tak terpisahkan dalam menjaga kondisi aman di tengah masyarakat. Bersama forum dan paguyuban lainnya, FPK disebutnya banyak memberi informasi terkait perkembangan kondisi di tengah masyarakat.


"Di FPK ini kan ada berbagai etnis, agama dan suku. Mereka juga menjadi salah satu instrumen yang terus intens berkoordinasi dengan kami sebagai bentuk kewaspadaan dini," terang Suhartanto. (cuk)

Share: