Kami, Pojokaltim

Benar, sudah banyak memang situs portal di dunia maya. Dan juga tak salah, tak sedikit bertumbangan karena persaingan. Lantas motifnya apa?


Setiap media ada waktunya. Setiap waktu ada medianya. Setidaknya, semangat ini membawa jiwa jurnalistik kami membangun portal baru.


Bukan untuk gaya gayaan, atau sombong-sombongan. Atau lebih parah lagi agar dibilang bukan pengangguran. Hahahaha.... Yang terakhir ini bisa iya bisa tidak. Tergantung persepsi pembaca. Silakan saja menilai.


Begini. Portal yang kami bangun ini tak semata lahir bim salabim. Ia berproses cukup panjang. Penuh pergulatan batin. Dan hingga pada satu titik tertentu, kami meyakini, ini memang sudah semestinya diseriusi. Sudah semestinya dijadikan jalan hidup. Bukan lagi sebagai sampingan atau sekadar cek ombak.


Karena apa? Selama ini, kami telah belajar banyak akan dunia jurnalistik. Sudah terlalu banyak malah.


Maka, akan terasa mubazir jika ilmu dan pengetahuan tersebut tidak kami lanjut dan tumbuhkembangkan. Berbekal dengan ilmu dan pengalaman itulah, menjadi spirit utama kami membangun media portal ini.


Bagaimana dengan core business nya? Bahkan sampai sekarang pun, belum ada pemain media portal yang menemukan jati dirinya. Semua meraba-raba.


Begitu pula dengan kami. Namun yang pasti, kami bertekad akan tampil tak sama. Tetap pada jalur informasi akurat, namun tanpa meninggalkan sisi humanis dan hiburan. Syukur syukur bisa menjadi inspirasi.


Namun, semua akan terjawab dengan waktu. Akan seperti apa nanti jadinya media portal kami ini. Langgeng, setop tengah jalan, atau bahkan mati sebelum waktunya, tak ada yang tahu, termasuk kami.


Di tengah-tengah hadangan pertanyaan menakutkan di atas, kami bermodal keyakinan bahwa hasil akan setia pada proses. Bakal ada penghargaan di tiap tetes keringat. Di sana, di entah siang pagi atau malam, ada doa terselip di mulut dan di hati keluarga kami. Itulah semangat paling utama kami membangun portal ini.


Bismillah, perkenalkan, kami: Pojokaltim.

Share:

Berita Lainnya