#NgegasBeramean, Touring 1.500 Km Move Mahakam Jelajahi Sulawesi Selatan
Istilah #NgegasBeramean kerap dianggap berkonotasi negatif identik dengan perilaku reaktif atau aksi berlebihan di ruang publik. Namun, bagi komunitas Move Mahakam, istilah ini justru menjadi semangat kebersamaan dalam kegiatan touring jarak jauh.
Komunitas ini sukses menggelar touring bertajuk 360 Sulawesi Selatan sejauh kurang lebih 1.500 kilometer pada 8-15 April 2026. Perjalanan ini diikuti 14 unit Vespa dari berbagai model dan tahun produksi.
Kota Parepare menjadi titik awal perjalanan komunitas pecinta skuter asal Italia tersebut. Rute yang dilalui mencakup Parepare - Toraja - Palopo - Siwa - Sengkang -Bone - Sinjai - Bulukumba - Jeneponto - Makassar - Maros - Barru, sebelum kembali ke Parepare untuk pengiriman motor melalui jalur laut.
"Rutenya cukup menantang sekaligus menyuguhkan pemandangan luar biasa," ujar Road Captain, Om Fadli, saat ditemui di Samarinda.
Selama perjalanan, para peserta juga menggelar silaturahmi dengan sejumlah komunitas Vespa di Sulawesi Selatan, di antaranya Modern Vespa Palopo, Rise n Ride Palopo, Vespa Lingu, GT Series, dan Modern Vespa Makassar.
Salah satu rute favorit adalah jalur Parepare-Toraja sepanjang sekitar 143 kilometer. Jalur ini menawarkan panorama Gunung Nona hingga Bukit Ollon yang dikenal eksotis.
"Jalannya kecil dengan banyak tikungan patah," kata Dina (46), satu-satunya peserta perempuan dalam rombongan. Ia mengaku jalur di Sulawesi mampu memacu adrenalin.
Pengalaman serupa dirasakan Christian Suwandi (38), yang mengendarai Vespa GTV Officina 8 berwarna biru matte. Menurutnya, jalur di Sulawesi termasuk yang paling menantang karena didominasi tanjakan, turunan, serta tikungan tajam.
"Turun dari puncak Ollon itu luar biasa, di kiri tebing dan kanan jurang, tapi pemandangannya tak terlupakan," ujarnya.
Setelah menikmati keindahan Toraja, rombongan melanjutkan perjalanan ke Palopo, kemudian menuju Bulukumba melalui Sengkang, Bone, dan Sinjai. Di Bulukumba, peserta menyempatkan diri bermalam lebih lama untuk menikmati pesona Pantai Bira.
Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Bantaeng dan Jeneponto dengan suguhan jalur berliku serta panorama pantai, hingga tiba di Makassar. Di kota ini, rombongan disambut komunitas Vespa setempat melalui agenda rolling city, ngopi santai, hingga night ride bersama.
Pada hari terakhir, sebelum kembali ke Parepare untuk pengiriman motor, rombongan menyempatkan diri mengunjungi kawasan wisata Rammang-Rammang di Maros.
Meski baru memasuki edisi keempat, kegiatan #NgegasBeramean menunjukkan persiapan yang matang, baik dari sisi kendaraan maupun perlengkapan berkendara.
"Selain kesiapan teknis, kami juga menekankan pentingnya keselamatan dalam berkendara," tutup Om Toni, anggota Move Mahakam. (***)
