Ketergantungan Dana Pusat Tinggi, Pemkab Kukar Genjot PAD Dari Sektor Non-Migas
TENGGARONG - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) tengah fokus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai respons terhadap masih dominannya ketergantungan pada Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat, khususnya dari sektor pertambangan dan migas.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, mengatakan pihaknya telah memetakan berbagai potensi sumber PAD yang selama ini belum tergarap maksimal. Salah satunya dari sektor pajak kendaraan milik perusahaan tambang yang beroperasi di Kukar, namun masih banyak menggunakan pelat nomor dari luar daerah.
"Pendapatan (APBD) itu sudah kita mapping terhadap PAD kita, seperti merapikan kendaraan-kendaraan (perusahaan pertambangan) di Kukar," kata Aulia, Rabu (30/7/2025).
Menurutnya, kendaraan yang beroperasi di wilayah Kukar seharusnya juga terdaftar di Kukar agar pajaknya masuk ke kas daerah, bukan ke daerah lain.
Selain itu, Aulia menyoroti praktik sejumlah perusahaan yang masih mendatangkan bahan bakar dari luar daerah melalui mekanisme delivery order (DO), sehingga tidak memberikan kontribusi terhadap PAD Kukar dari sektor distribusi bahan bakar.
"Bahan bakarnya DO dari luar, dibawa ke Kukar, jadi daerah kita tidak mendapatkan pemasukan," ujarnya.
Ia juga memerintahkan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk segera melakukan penataan aset milik pemerintah daerah agar dapat dimanfaatkan secara optimal dalam meningkatkan PAD.
Tak hanya itu, sektor pertanian dalam arti luas juga akan didorong sebagai sumber pertumbuhan ekonomi. Aulia menyebut, penguatan sektor hulu seperti pertanian, peternakan, dan perikanan akan terus dipacu guna meningkatkan pendapatan per kapita masyarakat.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar Pemkab Kukar untuk mewujudkan kemandirian fiskal dan mengurangi ketergantungan terhadap dana pusat.
"Kita juga berusaha untuk menggiring ke wilayah hilirisasi. Kalau sudah masuk ke ranah itu, bisa meningkatkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kukar," pungkasnya. (ADV KMF KUKAR)

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri.