Fitur ISS Tiba-Tiba Nggak Aktif? Mungkin Hal Ini Biang Keroknya

POJOKALTIM.CO.ID, SAMARINDA - Pernah merasa fitur Idling Stop System (ISS) di motor Honda tiba-tiba nggak bekerja saat berhenti di lampu merah? Jangan buru-buru mengira fiturnya rusak. Bisa jadi ada kondisi tertentu yang memang membuat ISS belum mengaktifkan dirinya.

ISS merupakan salah satu fitur Honda yang dirancang untuk membantu menghemat konsumsi bahan bakar sekaligus mengurangi emisi gas buang. Cara kerjanya cukup simpel. Saat motor berhenti sepenuhnya selama sekitar 3 detik, mesin bisa mati secara otomatis sehingga bahan bakar tidak terbuang percuma ketika sedang menunggu di lampu merah atau terjebak kemacetan.

Namun, fitur ini memang nggak akan aktif setiap saat. Ada beberapa kondisi yang harus terpenuhi terlebih dahulu. Yang paling sederhana, pastikan saklar ISS di bagian stang sebelah kanan sudah berada pada posisi ON. Kalau masih OFF, ya jelas fitur ini nggak akan bekerja.

Selain itu, kondisi mesin juga berpengaruh. Ketika mesin masih dingin dan belum mencapai suhu kerja ideal, ISS belum akan aktif. Jadi, setelah motor baru dinyalakan, jangan heran kalau mesin belum otomatis mati saat berhenti.

Motor juga harus sudah digunakan dan melewati kecepatan 10 km/jam setelah mesin dinyalakan. Artinya, kalau baru menyalakan motor lalu langsung berhenti, fitur ISS memang belum tentu bekerja.

Kemudian ada indikator Malfunction Indicator Lamp atau MIL pada sistem PGM-FI. Kalau lampu MIL menyala, itu bisa menjadi tanda adanya masalah pada sistem. Dalam kondisi tersebut, ISS tidak akan diaktifkan agar tidak menambah risiko terhadap mesin.

Kondisi aki juga nggak kalah penting. Ketika tegangan aki rendah dan indikator aki menyala di speedometer, fitur ISS bisa tidak berfungsi. Jadi, kalau ISS tiba-tiba nggak aktif, kondisi aki juga layak diperiksa.

Terakhir, pastikan motor benar-benar berhenti. ISS baru akan bekerja ketika kecepatan kendaraan sudah 0 km/jam dan motor berhenti selama sekitar 3 detik atau lebih. Jadi kalau motor masih merayap pelan saat macet, jangan berharap mesin langsung mati otomatis.

Technical Service Manager Astra Motor Kalimantan Timur 2, Ignatius Nindyatama, mengatakan pengendara sebaiknya tidak langsung menganggap ISS mengalami kerusakan ketika fitur tersebut tidak aktif.

"ISS memiliki beberapa kondisi kerja yang harus terpenuhi agar bisa aktif. Jadi ketika fitur tidak bekerja, pengendara bisa terlebih dahulu memastikan saklar ISS, kondisi mesin, kecepatan kendaraan, indikator MIL, dan kondisi aki. Jika masih mengalami kendala, sebaiknya dilakukan pemeriksaan di bengkel AHASS," ujar Ignatius.

Dengan memahami cara kerja ISS, pengendara jadi nggak perlu langsung panik ketika fitur ini tidak aktif. Namun, kalau muncul indikator yang tidak normal atau ISS tetap bermasalah setelah kondisi pengoperasiannya terpenuhi, pemeriksaan di AHASS tetap menjadi pilihan yang tepat.

Apalagi sistem injeksi dan kelistrikan motor saling berkaitan. Daripada coba-coba bongkar sendiri, lebih aman serahkan pemeriksaannya kepada teknisi yang memang ahli. Motor tetap nyaman, penggunaan BBM bisa lebih efisien, dan perjalanan pun tetap #Cari_Aman. (azr)

Share: