Kelihatannya Cuma Cairan, Tapi Bisa Pengaruhi Keselamatan
POJOKALTIM.CO.ID, BALIKPAPAN - Rem terasa beda dari biasanya? Jangan langsung menyalahkan kampas rem. Bisa jadi minyak remnya yang mulai minta perhatian.
Minyak rem punya tugas penting untuk meneruskan tekanan dari tuas rem ke sistem pengereman. Kalau kondisinya sudah menurun, respons rem juga bisa ikut berubah.
"Minyak rem merupakan bagian penting dalam sistem pengereman. Karena itu, kondisinya perlu diperiksa secara berkala dan diganti sesuai rekomendasi agar sistem pengereman tetap bekerja dengan baik," ujar Yohanes Baptista, Manager Parts Astra Motor Kaltim 1.
Pengecekannya sebenarnya simpel. Lihat volume minyak rem di reservoir dan pastikan masih berada di antara batas MIN dan MAX. Perhatikan juga warnanya. Kalau sudah terlihat gelap atau keruh, sebaiknya segera diperiksa.
Tanda lainnya bisa terasa saat berkendara. Tuas rem terasa lebih dalam, respons pengereman menurun, atau rem terasa kurang pakem jangan dianggap sepele. Segera lakukan pemeriksaan sebelum kondisinya semakin parah.
Untuk penggantian, gunakan minyak rem sesuai spesifikasi Honda dan ikuti rekomendasi pada buku pedoman motor. Jangan asal mencampur jenis minyak rem karena setiap sistem membutuhkan spesifikasi yang sesuai.
Satu hal lagi, hati-hati saat menangani minyak rem. Jangan sampai cairannya mengenai cat motor karena bisa merusak permukaannya. Pastikan juga tidak ada kebocoran pada sistem pengereman.
Kalau nggak yakin mengeceknya sendiri, langsung saja mampir ke AHASS. Teknisi bisa membantu memeriksa kondisi minyak rem sekaligus sistem pengereman secara menyeluruh.
Kelihatannya cuma cairan, tapi tugasnya nggak main-main. Jangan tunggu rem bermasalah baru ingat minyak rem! (azr)
