Agus Aras Serahkan Bantuan Jaring Tangkap Untuk Nelayan Bontang, Dorong Produktivitas Dan Kesejahteraan
BONTANG - Anggota DPRD Kalimantan Timur, Agus Aras, menyerahkan bantuan berupa 96 lembar bahan webbing D9 atau jaring tangkap kepada Kelompok Nelayan Cahaya Bone di Kota Bontang, Kamis (16/7/2026).
Bantuan tersebut merupakan realisasi aspirasi masyarakat melalui program Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kaltim yang difasilitasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP).
Agus Aras mengatakan bantuan ini diharapkan dapat menunjang aktivitas melaut para nelayan, meningkatkan hasil tangkapan, sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat pesisir.
"Bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada para nelayan. Saya berharap dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendukung kegiatan melaut dan meningkatkan hasil tangkapan," ujar Agus Aras.
Politisi Partai Demokrat itu juga mengingatkan agar bantuan yang telah diberikan tidak diperjualbelikan karena diperuntukkan sepenuhnya bagi kepentingan kelompok nelayan.
"Jangan sampai bantuan ini diperjualbelikan karena tujuannya memang untuk membantu kelompok nelayan," tegasnya.
Selain itu, Agus Aras mengajak para nelayan untuk tetap mematuhi ketentuan yang berlaku dalam aktivitas penangkapan ikan serta menjaga kelestarian sumber daya laut agar keberlanjutan sektor perikanan tetap terjaga.
Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Timur, Petrijansah Noor, menjelaskan bantuan yang disalurkan berupa 96 lembar bahan webbing D9 sebagai alat tangkap ikan yang diperuntukkan bagi Kelompok Nelayan Cahaya Bone di Kota Bontang.
Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas usaha perikanan tangkap dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan nelayan.
Pada kesempatan itu, Agus Aras juga menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan program-program yang berpihak kepada masyarakat pesisir, khususnya nelayan di Kota Bontang, agar memperoleh dukungan sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam mengembangkan usaha perikanan. (densul)
