Jokowi Teken Omnibus Law, Buruh Siapkan Gugatan Ke MK

GENCARNYA tuntutan buruh dan mahasiswa agar pemerintah membatalkan Omnibus Law tak menyurutkan Presiden RI untuk meneken UU Cipta Kerja tersebut. Tertuang dalam UU Nomor 11 Tahun 2020, draft regulasi setebal 1.187 halaman itu pun resmi berlaku, sejak ditandatangani Senin (2/11).


Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis Yustino Prastowo membenarkan hal tersebut. "Resmi. Sudah tanda tangan," ucap Yustinus seperti dilansir dari CNNIndonesia.com.


Sebelum itu Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea, menyatakan akan langsung menggugat jika UU tersebut diteken oleh Presiden. Lewat uji formil ia mengharap MK bisa memutuskan suatu UU dibatalkan secara keseluruhan karena prosesnya melanggar prinsip-prinsip pembentukan peraturan.


"Dalam 1x24 jam jika UU Cipta Kerja ditandatangani, besoknya buruh pasti akan langsung menyampaikan gugatan ke MK," tegas Andi dalam keterangannya. (cuk)

Share: