Semangat Bertumbuh Di 1 Tahun Pojokaltim

0606

Pojok, di pojok atau terpojok? Kok milih nama pojok sih?


Beberapa pertanyaan ini sering banget kami dapatkan, ketika nama Pojokaltim dipilih. Kenapa nggak milih Kaltim Corner atau apalah gitu yang lebih memiliki definisi positif.


Jadi gini, bukan sekadar menasionalisasi bahasa Kaltim Corner yang kesannya kebarat-baratan. Nama pojok sengaja kami pilih dengan filosofi sederhana. Sedikit flashback ke masa-masa sekolah, jadi kami ini termasuk murid yang doyannya duduk di pojokan. Terserah sih mau dianggap murid yang bandel atau karena memang tak ada bangku di deretan depan yang bisa dipilih.


Tapi ada satu keistimewaan ketika duduk di pojok kelas. Biasanya mereka malah lebih sering diperhatikan, diawasi bahkan dicurigai kalau sedang ujian. Jadi kesannya seperti tak terlihat tapi diperhatikan.


Menginjak satu tahun perjalanan, kami merasa memang masih sangat kecil. Masih mencoba menyemprotkan titik-titik warna di pusaran media-media lain yang lebih mapan.  Meraba lekuk-lekuk yang mungkin kurang tereksplorasi, memburu sesuatu yang tampaknya kurang seksi untuk dijamahi.


Tentu banyak angan juga yang kami awangkan melalui Pojokaltim. Dengan segala kekurangannya, terus berupaya eksis untuk tidak semata menjadi penghuni pojokan yang benar-benar tak terperhatikan.


Ibarat bayi, kami baru baru belajar berjalan dan mengeja lafalan sederhana. Tapi semangat bertumbuh itu terus ada, hingga akhirnya mampu berlari dan tak cuma mampu berkata tanpa makna.


Redaksi

Share: